Powered by Blogger.

Pasar Tradisional


Desa yang masih asri tanpa polusi, persawahan yang menghijau dipagi hari di ambil sayuran untuk di bawa pergi. Suasana yang tidak akan pernah ditemukan di perkotaan. Waktu subuh sudah mulai lalu-lalang orang berhamburan mengambil yang di cari untuk dibawa pulang.

Memang di daerah pedesaan atau perkampungan suasananya tidak akan pernah hilang dengan sawah perkebunan ataupun peternakan. Mereka melakukan itu semua hanya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Pasar tradisional sebuah wadah untuk mereka menampung semua yang mereka hasilkan dari sawah ataupun peternakan. Ditempat saya namanya pasar krempyeng.
Kalau kita lihat suasana pasar tradisional lebih nyaman , walaupun tempat yang sempit dan seadanya. Sayuran-sayuran segar masih terlihat yang dijual karena baru diambil dari perkebunan langsung. Pasar tradisional untuk tukar menukar yang mereka butuhkan. Jajanan hangat yang sederhana dan khas masih melekat di pasar tradisional.
Masih banyak orang yang beranggapan pasar tradisional itu tempat yang kumuh dan kotor, padahal jikia berada didesa tak seburuk yang dibanyangkan. Banyak sayuran ataupun makanan yang menyehatkan.


Share on Google Plus

About PUNOKAWAN

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment